Yakin Mau Menggunakan Parket? Ketahui Dulu Kelebihan & Kekurangannya!

Yakin Mau Menggunakan Parket? Ketahui Dulu Kelebihan & Kekurangannya!

Lantai parket atau lantai kayu  merupakan salah satu jenis lantai yang cukup familiar bagi masyarakat Indonesia, meskipun penggunanya tidak sebanyak pengguna marmer, granit atau keramik.

Parket sendiri merupakan jenis lantai yang terbuat dari kumpulan kepingan kayu yang di-press sehingga berbentuk potongan atau papan kayu yang siap untuk dipasang. Bahannya bisa berupa kayu solid (kayu original, misal kayu jati) dan parket olahan (engineered wood/laminate). Parket berbahan kayu solid biasanya lebih mahal dibanding parket olahan.

Secara pemasangan, parket berbahan kayu solid cenderung lebih rumit karena membutuhkan tenaga profesional. Sementara parket olahan bisa dipasang dengan cara diletakkan, dipasang sistem klik, atau dilem.

Alasan orang menggunakan lantai kayu adalah untuk memunculkan kesan natural pada hunian. Selain itu, parket juga memiliki motif indah yang dapat mempercantik ruangan.

            (Baca Juga: 5 Fakta Tentang Ubin Tegel yang Harus Anda Tahu!)

Untuk sobat Kilau yang berencana menggunakan parket di rumah, ada baiknya jika Anda mengenali dulu kelebihan dan kekurangan dari jenis lantai satu ini. Di bawah ini, Kemilau Marmer telah merangkumnya untuk Anda.

Kelebihan Lantai Parket

#1 Get More Warmth

Salah satu alasan utama orang memilih parket adalah sifatnya yang membawa kehangatan. Hal ini merupakan akibat dari sifat dasar kayu yang dapat menyimpan panas pada siang hari dan menyalurkannya pada malam hari sehingga suhu udara terasa lebih hangat. Tak heran, lantai kayu banyak digunakan di negara-negara empat musim seperti Korea, Amerika, dan negara-negara Eropa.

#2 More Variety, More Choices

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, parket terbuat dari kumpulan kepingan kayu. Kita pun pasti tau bahwa tidak semua kayu berwarna sama dan ukuran setiap kepingan juga berbeda. Hal inilah yang memunculkan keberagaman variasi parket.

Selain itu, karena dipasang bersamaan, lantai parket memiliki keindahan dari segi geometris dan dekoratif.

#3 Health Friendly

Tahukah Anda bahwa parket dapat mengurangi pengaruh Volatile Organic Compounds (VOC). VOC sendiri merupakan senyawa organik yang mudah menguap dan dapat mengakibatkan lingkungan udara di sekitar bahan yang mengandung senyawa tersebut bersifat toksik. Salah satu dampak dari VOC adalah fenomena sick building syndrome, dimana rumah bisa menyebabkan penghuninya terganggu karena paparan biologis dan kimia seperti senyawa ini.

                (Baca juga: Mengenal Lantai Keramik dan Jenisnya)

#4 Easy Care

Jangan pikir karena berbahan dasar kayu, perawatannya menjadi sulit ya! Untuk merawat jenis lantai ini, Anda hanya perlu membersihkannya secara rutin menggunakan vacuum cleaner atau sapu berbulu halus untuk membersihkan remah-remah dan debu. Kemudian untuk membersihkan cairan, Anda cukup menggunakan lap kering.

Kekurangan Lantai Parket

1- Slippery

Beberapa jenis parket, seperti laminate, memiliki sifat yang cukup licin. Jika tidak berhati-hati, hal ini akan menyebabkankan Anda mudah tergelincir, apalagi jika lantai dalam keadaan basah. Karena itulah, parket tidak dianjurkan untuk Anda yang tinggal bersama orang tua atau manula.

2- Potentially Damaged

Kerusakan pada lantai kayu bisa disebabkan oleh beberapa hal, misalnya gesekan yang terjadi saat memindahkan furnitur yang dapat mengakibatkan lantai tergores. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan karpet untuk menadahi kaki furnitur.

Potensi parket menjadi lapuk pun terjadi. Hal ini disebabkan oleh suhu udara yang lembab. Untuk menghindarinya, selalu jaga tingkat kelembaban pada hunian ya.

                (Baca juga: Apa itu lantai semen? apa keunggulannya?)

Selain itu, ada kemungkinan warna memudar diakibatkan oleh sinar matahari. Karena itulah, parket tidak dianjurkan untuk digunakan di luar ruangan. Untuk menghindari hal ini terjadi pada lantai kayu di dalam ruangan, Anda bisa menggunakan tirai untuk menutupi sumber cahaya matahari masuk.

 3- Sounds

Berbeda dengan lantai marmer, granit, dan lainnya, lantai kayu akan menimbulkan suara ketika diinjak, apalagi jika lantai tidak ditempel/dilem dengan benar. Untuk mengurangi suara tersebut, Anda bisa mengakalinya menggunakan karpet tebal.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan lantai parket. Bagaimana, tertarik untuk menggunakannya juga?