Telur Pecah di Lantai? Hilangkan Bau Amis di Lantai dengan Cara Ini

Telur Pecah di Lantai? Hilangkan Bau Amis di Lantai dengan Cara Ini

Jika bangun kesiangan saat sahur, lalu buru-buru memasak telur, kadang tanpa sengaja ada tetesan telur berceceran di lantai dapur. Atau setelah pulang dari belanja, tanpa sengaja ada telur terjatuh dan pecah di lantai ruang tamu.

Kalau tidak segera dibersihkan dengan benar, ceceran dan pecahan telur akan menimbulkan bau amis yang menyebar ke seluruh ruangan. Baunya susah hilang dan berpotensi membuat mual.

Segera bersihkan ceceran dan pecahan telur dengan cara ini. Dijamin bau amis akan segera sirna. Lantai dan ruangan akan harum kembali. Cara membersihkannya sebagai berikut:

1. Bersihkan pecahan telur
Ambil pecahan telur di lantai dengan menggunakan spatula dan pengki kecil. Pastikan tidak ada yang tercecer atau melebar ke sekitarnya. Masukkan ke kantong plastik dan ikat rapat-rapat, lalu buang di tempat sampah basah atau langsung di bak sampah di luar rumah. 

2. Lap dengan kain basah
Bersihkan sisa cairan telur dengan lap basah. Caranya, seka sekali saja dengan lap tersebut, jangan langsung diulangi, terlebih dengan gerakan maju-mundur. Jika masih ada sisa kotoran, bersihkan lapnya dulu atau gunakan lap basah yang berbeda. 

3. Taburkan garam dan perasan jeruk
Setelah lantai bersih dari pecahan telur dan sisa cairannya, lantai akan terlihat bersih. Sekarang taburkan garam dan perasan jeruk nipis secukupnya pada area pecahan telur tersebut. Biarkan beberapa menit. Jika tidak ada garam dan perasan jeruk, Anda bisa menggunakan baking soda. Biarkan juga beberapa menit setelah ditaburkan.

4. Pel seperti biasa
Bersihkan taburan garam dan perasan jeruk atau baking soda di lantai tersebut, lalu pel lantai seperti biasa. 

Lantai akan wangi dan terhindari dari bau amis akibat telur yang pecah. Pada kasus lain, jika bau amis muncul di lantai tapi bukan akibat telur yang pecah, bau tak sedap itu kemungkinan terjadi akibat alat-alat pembersih yang Anda gunakan justru tidak bersih.

1. Cek alat pel
Bisa jadi bau amis yang timbul akibat alat pel Anda kotor atau sudah tidak layak digunakan. Coba Anda cek kondisinya. Jika kotor, bersihkan, lalu dijemur hingga kering. Lakukan hal ini setiapkali selesai digunakan. Sebaiknya ganti baru setiap 3-4 bulan penggunaan. Pel yang kotor dan lembab justru akan menyebabkan lantai bau amis.

2. Cek ember 
Bersihkan dan cuci ember dengan sabun pewangi, lalu jemur hingga kering. Bilas ember setiap kali setelah digunakan untuk mengepel. Sisa sabun atau obat pel yang berkerak yang bercampur air akan menyebabkan lantai bau amis.

3. Ganti air bersih
Air yang digunakan untuk mengepel jika sudah keruh, segera ganti dengan yang baru. Air yang sudah kotor akan menyebabkan lantai bau amis. Sesekali Anda bisa menggunakan air hangat untuk mengepel. Kotoran di lantai keramik akan lebih mudah hilang jika dipel dengan air hangat.

TIPS
Selain itu ada tips agar mengepel lantai lebih efektif, yaitu gerakan saat mengepel yang dilihat dari alat pel yang digunakan, sebagi berikut:

  • Alat pel jenis tali rumbai-rumbai, lakukan gerakan mengepel dengan cara membentuk angka depalan. Ini akan menjangkau seluruh permukaan lantai.
  • Alat pel jenis spons, lakukan gerakan mengepel dengan cara maju mundur.

 
Jika semua peralatan pel yang digunakan sudah bersih dan gerakan pel disesuaikan dengan alat pel yang digunakan, maka lantai Anda akan terhindar dari bau amis atau bau tak sedap lainnya yang berpotensi muncul.

Untuk memastikan lantai Anda tetap terjaga kebersihan dan keindahannya, Anda bisa memanfaatkan jasa poles lantai professional, seperti Kemilau Marmer, untuk melakukan perawatan lantai Anda secara optimal.