Jangan Ketuker Lagi, Ini bedanya Marmer, Granit, dan Granitile

Jangan Ketuker Lagi, Ini bedanya Marmer, Granit, dan Granitile

Kali ini kami berbagi berdasarkan pengalaman kami dimana hampir 80% customer kami tidak bisa membedakan jenis lantai dan dinding yang ingin dipolesnya apakah itu marmer, granit, ataupun granitile. Memang Anda tidak perlu kenal tentang masing-masing jenis lantainya, namun ketahuilah bahwa beda jenis batu alam beda pula harganya.

Kenapa harganya beda? Jelas beda karena beda jenis akan membedakan cara kami memberikan treatment poles. Lalu apa bedanya marmer, granit, granitile?

Material

Dari material, granit adalah jenis yang terbaik karena granit adalah batuan beku yang terbentuk dari magma yang membeku. Sedangkan marmer adalah batuan metamorf yang terbentuk dari rekristalisasi batu kapur hingga akhirnya mengeras. Jelas berbeda dengan granitile atau granit buatan yang terbuat dari tanah yang keraskan dengan cara dipanaskan kemudian untuk motif dan warna hanya diberikan pada 1 lapis teratas persis seperti keramik biasa.

Kekuatan

Setelah mengetahui materialnya, sudah jelas granit adalah jenis yang terkuat, tidak mudah retak dan bolong, tidak mudah tergores, juga tidak mudah gempur sehingga lebih tahan lama. Dibandingkan dengan marmer yang terbuat dari rekristalisasi batu kapur, jelas lebih ringan dan lebih berpori. Jelas berbeda dengan granitile yang paling mudah retak karena tipis meskipun tidak berpori.

Penampilan

Penampilan yang kami maksudkan di sini bukan keindahan yang diberikannya. Karena setiap orang memiliki selera yang berbeda maka sisi keindahan tidak ada yang kami unggulkan, namun penampilan secara kasat mata yang bisa membantu Anda membedakannya dengan mudah.

Secara motif, sebagian besar granit bermotif bintik-bintik sehingga lebih mudah ditata beberapa juga memiliki motif seperti guratan namun tidak sejelas guratan marmer bahkan biasanya guratan berwarna yang kontras dengan warna dasar granit. Sedangkan marmer secara kasat mata, motif marmer lebih berbentuk guratan atau urat yang besar dan panjang dengan warna yang hampir sama dengan warna dasar marmer.

Di sinilah keunggulan granitile, karena motifnya yang buatan alias tidak alami, maka motifnya bisa dibuat sesuai selera, baik menyerupai granit maupun marmer, namun Anda dapat membedakannya dengan cara mengetuknya, marmer atau granit asli akan bersuara pelan sedangkan granitile bersuara keras seperti kosong.

Fungsional

Secara fungsional, Granit yang sifatnya esklusif membuat suasana ruangan terasa sejuk karena permukaannya yang dingin dan motifnya yang unik membuatnya cocok dibuat menjadi vocal point suatu ruangan, tidak jarang pula dibuat sebagai permukaan meja/counter top karena sifatnya yang tahan gores dan retak.

Marmer yang mampu menghadirkan kesejukan pada ruangan, cocok dijadikan sebagai lantai sebuah ruangan formal. Namun karena motifnya yang beragam sehigga sulit untuk disatukan antara potongan yang satu dengan yang lainnya.

Granitile yang rentan rusak sebaiknya digunakan sebagai dinding atau bagian yang bisa meminimalisir kerusakan karena luka gores yang dalam tidak dapat dihilangkan dengan cara poles, pun ditambal.

Perawatan

Granit dan marmer adalah batuan alam yang memiliki pori-pori sehingga jika tidak diberikan pelapis, pori-pori bisa rusak dan membesar selain itu, kotoran mudah masuk ke dalamnya, berbeda dengan granitile yang sejenis keramik sehingga tidak berpori namun cenderung tipis. Anda diperbolehkan mengepel semua jenis lantai setiap hari dengan sabun pembersih lantai yang memberikan efek wangi. Namun HINDARI penggunaan sabun pembersih berbahan kimia yang abrasif mengandung fenol atau asam carbolat karena bisa merusak permukaan.

Penggunaan bahan kimia abrasif pada granit dan marmer masih bisa ditanggulangi dengan cara poles, sedangkan pada granitile kilau yang hilang tidak bisa dikembalikan justru membuat permukaan jadi kusam dan warnanya memudar.


Jadi, berikut adalah resumenya dalam sebuah tabel:

Perbedaan marmer, granit, granitile - Kemilau Marmer jasa poles marmer bergaransi