[Bukan Tutorial Rampok Rumah] Ini Cara Bongkar Lantai Keramik untuk Dipakai Lagi

[Bukan Tutorial Rampok Rumah] Ini Cara Bongkar Lantai Keramik untuk Dipakai Lagi

Masih ingat dengan kasus perampokan rumah dengan modus menyewa rumah, yang beberapa waktu lalu cukup viral? Tak tanggung-tanggung, selain menguras isinya, si perampok juga mencongkel lantai keramik yang terpasang di rumah mewah yang berlokasi di Kedoya, Jakarta Barat, tersebut. Gila!

Bukan memberikan tutorial untuk melakukan aksi penjarahan serupa, ini adalah cara aman untuk membongkar lantai keramik yang sudah terpasang untuk dipakai lagi. Mengapa itu diperlukan?

Begini, bisa saja saat memiliki rumah baru, Anda ingin tetap memakai lantai keramik lama untuk dipindahkan ke tempat baru itu. Maklum, sudah terlanjur sayang, tapi barang serupa sudah tidak tersedia lagi di pasaran. Apa boleh buat? Pembongkaran lantai pun harus dilakukan. So, langsung saja simak cara membongkar lantai keramik dengan aman agar bisa dipakai lagi berikut ini:

 

Cara Membongkar Lantai Keramik

1. Lepaskan Nat Lantai Keramik

Nat atau bagian celah yang mengelilingi ubin lantai, adalah hal pertama yang harus Anda lepaskan saat akan membongkat lantai keramik. Tujuannya agar posisi keramik lebih longgar, sehingga memudahkan Anda saat melepaskan keramik dari semen yang melekat di bawahnya. Ini tentu menghindarkan ubin keramik yang berada di sekitarnya tetap aman, tanpa ada khawatir pecah.

Ada 3 alat yang bisa digunakan untuk lebih mudah melepaskan nat, yaitu:

  • Pahat kecil. Gunakan alat pahat berukuran kecil, lalu dipukul perlahan-lahan dengan palu berukuran kecil juga. Anda juga bisa memakai palu dari kayu.
  • Gerinda. Gunakan mesin gerinda yang biasa dipakai untuk memotong keramik. Lakukan dengan lebih hati-hati, karena arah mesin bisa melenceng dan menimbulkan goresan atau merusak keramik di sekitarnya. Cara ini lebih cepat dari yang pertama.
  • Cement remover. Ini adalah bahan kimia, zat penghancur semen, yang sebenarnya melengkapi cara 1 dan 2. Cukup oleskan cement remover di nat, tunggu beberapa saat, maka nat akan melunak sehingga mudah dibersihkan dengan kape. Untuk lebih cepat, Anda bisa gunakan kembali pahat atau gerinda. 

2. Buka Lantai Keramik

Setelah nat terlepas tuntas, saatnya melepaskan lantai keramik. Pisahkan lantai keramik dari semen yang melekat yang ada di bawahnya. Untuk dapat melakukannya dengan mudah, Anda perlu soket, atau pisau dempul, atau pisau scrub, yang biasa dipakai untuk mengoleskan adonan semen atau dempul pada dinding. Pilih yang bentuknya lebar dan teksturnya kaku. Selain itu, Anda butuh palu dan kayu.

Caranya, masukkan pisau scrub perlahan-lahan di bagian antara keramik dan lapisan semen. Pukul bagian ujung atau kepala scrub memakai palu dengan hati-hati. Semakin dalam scrub tersebut masuk, maka lantai keramik akan lebih mudah terlepas dengan sendirinya. 

Tapi Anda harus sabar jika lantai keramik tidak segera terlepas, mungkin karena lapisan semennya melekat sangat erat. Pukul lagi saja berkali-kali. Menyiram lantai dengan air bisa membantu melepas lantai keramik dengan lebih mudah. 

Tips:

  • Sebaiknya lakukan satu per satu lantai keramik.
  • Lakukan dari pinggir yang jauh dari dinding.

3. Bersihkan Sisa Semen

Lantai keramik sudah terlepas, berarti Anda tinggal membersihkan sisa semen yang berada di bawah ubin. Anda bisa menggunakan pahat beton atau bisa juga memakai palu berukuran besar. Silakan hancurkan saja sekaligus dengan alat itu.

Ternyata gampang, ya, cara membongkar lantai keramik tanpa harus merusaknya, sehingga bisa digunakan kembali. Anda tinggal membersihkan lantai-lantai keramik lama yang sudah terlepas itu, dan siap dipasang di rumah baru.

Setelah lantai terpasang kembali di tempat baru, sebaiknya Anda lakukan perawatan rutin dengan cara melakukan poles lantai keramik secara berkala. Anda bisa memanfaatkan jasa poles keramik profesional seperti Kemilau Marmer untuk hasil optimal. 

Siapa tahu, saat Anda punya rumah baru lagi. Jadi Anda bisa memindahkan lagi lantai keramik tersebut ke tempat baru itu karena masih terlihat bagus akibat rajin dirawat. Selamat membongkar lantai keramik kesayangan.